Alat Ukur Keuntungan dalam Berbisnis…

Artikel ini terilhami ketika saya sedang membaca selebaran buletin jumat kemarin yang ditulis oleh Muhammad Fikri. Dalam buletin tersebut dikatakan, “bahwa kebanyakan orang selalu menggangap bahwa keuntungan dalam berbisnis itu adalah finansial (uang), sehingga sibuk menumpuk harta kekayaan untuk  bermewah-mewahan dan bermegah-megahan, inilah yang membuat bangsa kita hancur”. Saya sangat setuju dengan pendapat beliau…Dan mungkin saya bisa sharing pada teman-teman blogger tentang keuntungan dalam berbisnis baik secara online maupun konvensional (yang semuanya dapat pula diciptakan mungkin dari hobby anda yang sederhana).

Alat ukur keuntungan dalam berbisnis atau bekerja mungkin dapat disederhanakan menjadi 5 :

Pertama, yang namanya untung itu adalah bila apa yang kita lakukan menjadi amal Shaleh. Walaupun belum (atau bahkan tidak) mendapatkan uang, tetapi jika telah berkesempatan menolong orang lain, meringankan beban orang lain, memuaskan pembeli atau melakukan apapun yang menjadi kebaikan di sisi Allah, maka semua itu merupakan keuntungan.

Read the rest of this entry

Artikel ini terinspirasi ketika saya sholat jumat tadi siang, sewaktu membaca Buletin Mimbar Jumat no. 05 Th.XXII 03 Shafar 1430 H – 30 Januari 2009 Jumat V tentang “Akhlak Mencari Rejeki” yang ditulis oleh H. Abu Abdullah. Dalam buletin tersebut dikatakan bahwa…

Pada suatu hari Rasulullah SAW sedang duduk-duduk dengan para sahabat, tiba-tiba tampaklah di sana seseorang yang masih muda yang amat kuat dan tubuhnya kekar. Pagi-pagi ia telah berangkat bekerja dengan penuh semangat. Para sahabat berkata,”Kasihan sekali pemuda ini, andaikata usianya yang masih muda dan tenaga yang masih kuat itu dia pergunakan untuk berjuang fisabilillah, alangkah baiknya”. Mendengar ucapan sahabat itu, Rasulullah lantas berkata,”Janganlah kamu berkata seperti itu, sebab orang itu kalau keluarnya tadi dari rumah untuk bekerja guna mengusahakan kehidupan anaknya yang masih kecil, maka ia telah berusaha di jalan Allah. Jikalau ia bekerja untuk dirinya sendiri agar ia tidak meminta-minta pada orang lain, itu pun di jalan Allah. Tetapi apabila ia bekerja karena untuk berpamer atau untuk bermegah-megah, maka itulah fi sabilisysyaithan atau karena kamu mengikut jalan syaithan”. (HR. Thabarani).

Read the rest of this entry

Pentingnya kerendahan hati…

Tentunya anda semua sepakat bila kerendahan hati adalah sifat terpuji yang harus dimiliki semua orang (kalo mau dunia nyaman, hehehe…biar gak ada lagi hujat menghujat sesama blogger), apalagi blogger. Mengapa? Ya jelas, kalo blogger punya sifat ini pastinya akan disenangi banyak orang, dihormati, disegani dan dikelilingi oleh teman-teman yang selalu mengaguminya.

Yang menjadi masalah adalah bahwa sifat ini pun tidak konstan (bisa saja berubah), karena itu haruslah tetap terjaga (dijaga oleh diri sendiri)…Mungkin dengan semakin banyak ilmu yang kita dapat, mungkin dengan semakin banyaknya income yang kita peroleh…mungkin akan dapat mengubah karakter yang baik itu.

Karena itu sudah seharusnya kita harus menjaga diri ini agar selalu tetap pada titik rendah hati.

Setiap orang punya sifat dan karakter yang berbeda-beda, begitupun para blogger (ya iyalah blogger juga kan manusia, hehehe). Tapi, masih adakah yang ingat kapan pertama kali kita mengenal internet atau bahkan komputer?

Read the rest of this entry

Kebebasan Ngeblog…

Ada berita menarik dari sebuah harian, bahwa seorang ahli binatang bernama George Mason dari Universitas Guelph, Kanada, yang telah melakukan penelitian terhadap 4500 gajah asal Asia dan Afrika yang dipelihara di kebun binatan Eropa dan AS mula tahun 1960 sampai 2005. Dari penelitiannya tersebut, dia menemukan bahwa gajah yang dipelihara di kebun binatang, rata-rata berumur lebih pendek dari pada gajah yang hidup di hutan (habitat asli).

Gajah Afrika yang dikurung dalam kandang rata-rata hanya berusia 17 tahun, sedangkan yang hidup di hutan Taman Nasional Kenya bisa hidup hingga berumur 56 tahun. Gajah Asia di kebun binatang hidup rata-rata 19 tahun sedangkan gajah yang bekerja di Tim Sirkus di Myanmar masih bisa bekerja hingga usia 42 tahun. Read the rest of this entry

Jangan takut menjadi orang kreatif…

be creativeKebanyakan kita pada umumnya tidak ingin menganggap diri kita sebagai orang yang kreatif, padahal sebenarnya kita semua adalah orang yang kreatif atau berpotensial untuk menjadi kreatif. Banyak orang berkata, ” Ayah saya kreatif, ia dapat memainkan suling dengan sangat baik,” atau ” Ibu saya dapat bernyanyi dengan sangat merdunya,” atau ” Permainan gitar kakak saya dapat membuat orang tertegun dan ia pun dapat menulis sebuah lagu.” Ternyata kita sudah melupakan, bahwa kita semua kreatif.

Mengapa? Yang menjadi salah satu alasan kita tidak menyadarinya adalah karena kita sudah terbiasa menginterpretasikan istilah “kreatif” dengan “orisinal”. Padahal , kreativitas tidak berhubungan dengan orisinalitas, justru kreativitas berhubungan dengan segala hal yang tidak terduga.

Read the rest of this entry

Fokus tetap rahasianya…

fokus tetap rahasianyaPada umumnya kita tidak pernah benar-benar fokus, apalagi di dunia maya. Lho kok bisa? coba saja anda pikirkan, kita punya suatu ide atau niat untuk mencari suatu informasi, berhubung ingin cepat dapat dari pada harus ke toko buku coba saja di internet, pasti ada. Ya kan? Lalu kita coba gunakan search engine yang terbesar misalnya google.com. Apa yang kita dapat? wow, informasi yang sangat banyak dan semuanya menarik. Tanpa kita sadari, kita browsing, surfing ke situs mana saja yang memang tidak berhubungan dengan informasi yang kita cari sejak awal. Tetapi kita sangat asik dan menikmatinya, karena berbagai informasi menarik dapat kita ambil via internet, (saya juga gitu lho…:P). Setelah selesai berjam-jam “playing intenet”, kita baru tersadar bahwa kita belum mendapatkan apa yang sejak awal kita cari. Mengapa begitu? The secret is focus. Begitu pentingnya sebuah kata fokus untuk kita.

Read the rest of this entry

TETAP MERASA LAPAR…

Tulisan ini saya kutip dari buku “100 ways to motivate yourself” by Steve Chandler, yang menurut saya isinya sangat luar biasa yang mungkin dapat menciptakan perbedaan besar dalam hidup anda (saya juga tentunya). Sengaja saya sharing-kan beberapa tulisannya pada anda, mudah-mudahan dapat bermanfaat untuk anda, khususnya saya juga sebagai media pengembangan diri dan penambahan wacana dalam cara pandang terhadap hidup dan lingkungan sekitar kita. Dan saya akan buatkan dalam bentuk series khusus untuk para pengujung blog ini.

Ok deh, langsung aja friend…ini kutipannya :

bu0314TETAP MERASA LAPAR

Arnold Schwarzenegger belum terkenal pada tahun 1976 ketika ia dan saya makan siang bersama di doubletree Inn di Tucson, Arizona. Tak seorangpun dalam restoran itu yang mengenalnya.

Saat itu ia sedang mempromosikan film Stay Hungry, sebuah film yang sangat mengecewakan, yang baru saja ia garap bersama Jeff Bridges dan Sally Field. Waktu itu saya bekerja sebagai kolumnis olahraga untuk Tucson Citizen, dan tugas saya adalah menghabiskan waktu satu hari penuh, duduk berhadapan dengan Arnold, dan menulis satu cerita tentangnya untuk surat kabar kami edisi hari senin.

Read the rest of this entry

Page 1 of 11