stop dreaming start action

Stop Dreaming Start Action, slogan sederhana tapi perlu satu kekonsistenan untuk menjalankannya. Slogan Stop Dreaming Start Action ini booming lagi ketika diadakannya sebuah Kontes SEOJoko Susilo gelar kontes seo berhadiah 25 juta rupiah” yang dipergelarkan oleh seorang Joko Susilo. Berhenti bermimpi dan mulailah untukĀ  bertindak, begitulah kira-kira arti sederhananya. Efeknya bisa diprediksi, banyak blogger dan para master SEO yang ‘turun gunung’ untuk turut serta meramaikannya.

Slogan Stop Dreaming Start Action ini memang mempunyai daya pikat yang luar biasa, selain sederhana mengandung arti yang dalam dan memotivasi setiap orang yang mendengarnya. Apalagi ditambah dengan diadakannya sebuah Kontes SEO Stop Dreaming Start Action dengan total hadiah 25 juta, otomatis semua orang kemungkinan besar akan tergerak untuk segera mengikutinya dengan berbagai alasan klasik atau hanya sekedar ingin mencoba ilmu SEOnya. Dan banyak sekali keuntungan yang akan didapatkan dari ajang kontes seperti ini, tidak hanya keuntungan bisnis semata, tetapi kita juga dapat komparasi dengan alat ukur keuntungan dalam berbisnis.

Read the rest of this entry

Alat Ukur Keuntungan dalam Berbisnis…

Artikel ini terilhami ketika saya sedang membaca selebaran buletin jumat kemarin yang ditulis oleh Muhammad Fikri. Dalam buletin tersebut dikatakan, “bahwa kebanyakan orang selalu menggangap bahwa keuntungan dalam berbisnis itu adalah finansial (uang), sehingga sibuk menumpuk harta kekayaan untukĀ  bermewah-mewahan dan bermegah-megahan, inilah yang membuat bangsa kita hancur”. Saya sangat setuju dengan pendapat beliau…Dan mungkin saya bisa sharing pada teman-teman blogger tentang keuntungan dalam berbisnis baik secara online maupun konvensional (yang semuanya dapat pula diciptakan mungkin dari hobby anda yang sederhana).

Alat ukur keuntungan dalam berbisnis atau bekerja mungkin dapat disederhanakan menjadi 5 :

Pertama, yang namanya untung itu adalah bila apa yang kita lakukan menjadi amal Shaleh. Walaupun belum (atau bahkan tidak) mendapatkan uang, tetapi jika telah berkesempatan menolong orang lain, meringankan beban orang lain, memuaskan pembeli atau melakukan apapun yang menjadi kebaikan di sisi Allah, maka semua itu merupakan keuntungan.

Read the rest of this entry

Page 1 of 11