Artikel ini terilhami ketika saya sedang membaca selebaran buletin jumat kemarin yang ditulis oleh Muhammad Fikri. Dalam buletin tersebut dikatakan, “bahwa kebanyakan orang selalu menggangap bahwa keuntungan dalam berbisnis itu adalah finansial (uang), sehingga sibuk menumpuk harta kekayaan untukĀ bermewah-mewahan dan bermegah-megahan, inilah yang membuat bangsa kita hancur”. Saya sangat setuju dengan pendapat beliau…Dan mungkin saya bisa sharing pada teman-teman blogger tentang keuntungan dalam berbisnis baik secara online maupun konvensional (yang semuanya dapat pula diciptakan mungkin dari hobby anda yang sederhana).
Alat ukur keuntungan dalam berbisnis atau bekerja mungkin dapat disederhanakan menjadi 5 :
Pertama, yang namanya untung itu adalah bila apa yang kita lakukan menjadi amal Shaleh. Walaupun belum (atau bahkan tidak) mendapatkan uang, tetapi jika telah berkesempatan menolong orang lain, meringankan beban orang lain, memuaskan pembeli atau melakukan apapun yang menjadi kebaikan di sisi Allah, maka semua itu merupakan keuntungan.