Pernah mengalami Message error “You cannot install more than one script in the root directory of a domain” pada fantastico? bila pernah dan masih belum “dapat” cara mengatasinya mungikin anda bisa gunakan cara dibawah ini dalam proses ‘penyembuhannya”. Karena saya pun pernah mengalami hal ini, begitu saya tanyakan pada CS web hosting, lalu saya diharuskan mengirim via email dan menunggu esok hari untuk instruksi penyelesaiannya. Complicated…! sedangkan saya harus secepatnya menginstall wp ini di hosting.

Walau ini sebenarnya terjadi karena kita pernah menginstall wp dan masih terekam oleh hosting sehingga ketika proses remove dan pembersihannya kurang sempurna, maka muncullah message error seperti diatas, walhasil kita tidak bisa melanjutkan proses penginstalan sebelum Install-an wp sebelumnya benar-benar “bersih”.

Oke deh, langsung aja…Ini dia tipsnya  :

1. Anda login ke Cpanel dan coba gunakan fasilitas File Manager

2. Lalu cari direktori/folder “fastasticodata” di home direktori, posisi direktori ini biasanya sejajar dengan public html dan public ftp. Lalu diklik.

3. Lalu anda hapus semua file-file yang ada di dalamnya (untuk foldernya biarkan saja).

4. Selesai. Anda sudah bisa menginstall kembali pada fantastico karena proses ini telah membersihkan informasi instalasi fantastico anda sebelumnya.

Semoga bermanfaat….

other pages :

Nikon D7000 ReviewNikon D3100 Review

Artikel ini terinspirasi ketika saya sholat jumat tadi siang, sewaktu membaca Buletin Mimbar Jumat no. 05 Th.XXII 03 Shafar 1430 H – 30 Januari 2009 Jumat V tentang “Akhlak Mencari Rejeki” yang ditulis oleh H. Abu Abdullah. Dalam buletin tersebut dikatakan bahwa…

Pada suatu hari Rasulullah SAW sedang duduk-duduk dengan para sahabat, tiba-tiba tampaklah di sana seseorang yang masih muda yang amat kuat dan tubuhnya kekar. Pagi-pagi ia telah berangkat bekerja dengan penuh semangat. Para sahabat berkata,”Kasihan sekali pemuda ini, andaikata usianya yang masih muda dan tenaga yang masih kuat itu dia pergunakan untuk berjuang fisabilillah, alangkah baiknya”. Mendengar ucapan sahabat itu, Rasulullah lantas berkata,”Janganlah kamu berkata seperti itu, sebab orang itu kalau keluarnya tadi dari rumah untuk bekerja guna mengusahakan kehidupan anaknya yang masih kecil, maka ia telah berusaha di jalan Allah. Jikalau ia bekerja untuk dirinya sendiri agar ia tidak meminta-minta pada orang lain, itu pun di jalan Allah. Tetapi apabila ia bekerja karena untuk berpamer atau untuk bermegah-megah, maka itulah fi sabilisysyaithan atau karena kamu mengikut jalan syaithan”. (HR. Thabarani).

Read the rest of this entry

Page 1 of 11