Tentunya anda semua sepakat bila kerendahan hati adalah sifat terpuji yang harus dimiliki semua orang (kalo mau dunia nyaman, hehehe…biar gak ada lagi hujat menghujat sesama blogger), apalagi blogger. Mengapa? Ya jelas, kalo blogger punya sifat ini pastinya akan disenangi banyak orang, dihormati, disegani dan dikelilingi oleh teman-teman yang selalu mengaguminya.

Yang menjadi masalah adalah bahwa sifat ini pun tidak konstan (bisa saja berubah), karena itu haruslah tetap terjaga (dijaga oleh diri sendiri)…Mungkin dengan semakin banyak ilmu yang kita dapat, mungkin dengan semakin banyaknya income yang kita peroleh…mungkin akan dapat mengubah karakter yang baik itu.

Karena itu sudah seharusnya kita harus menjaga diri ini agar selalu tetap pada titik rendah hati.

Setiap orang punya sifat dan karakter yang berbeda-beda, begitupun para blogger (ya iyalah blogger juga kan manusia, hehehe). Tapi, masih adakah yang ingat kapan pertama kali kita mengenal internet atau bahkan komputer?

Saat pertama kali mengenal komputer tentunya kita baru tahu ternyata ada perangkat elektronik bisa seperti ini yang dapat menggantikan mesin tik. Atau Ketika pertama kali kita mengenal internet, tentunya kita merasa aneh kok bisa ngobrol (chat) dengan orang lain yang nun jauh disana, atau bisa berkirim surat (email) dengan sahabat atau kolega kantor sehingga kita tidak perlu bersusah payah pergi ke kantor pos.
Bila ingat masa-masa itu, tentunya kita hanya bisa tersenyum geli sambil garuk-garuk kepala mungkin. Hehehhe (kayak Wiro Sableng aja, :)).

Ketika mengenal bisnis online pun mungkin akan demikian, bagi seorang newbie (seperti saya juga, hehehe) ketika membeli sebuah produk digital tertentu mungkin akan berkata,”Wah keren nih ebook jadi terbuka nih pikiran, ternyata kalo bisnis internet tuh seperti ini toh”. Atau bila membeli sebuah software akan bergumam,”Akhirnya dapat juga software yang bikin mudah buat ini…”.

Tetapi lambat laun, ketika kita menjadi internet addict (ketagihan), kita berusaha belajar seputar internet dengan surfing, browsing, chating, email, atau mungkin membeli buku-buku referensi dari gramedia, gunung agung atau tempat lain sebagai wacana penunjang pembelajaran kita.

Dan ketika pada suatu saat ilmu kita bertambah (padahal Allah, SWT yang kasih ilmu yaa…), hindarilah hal yang mungkin terbersit dalam hati,” kenapa dulu beli ebook atau software yang itu ya, padahal kan mudah sekali mendapatkannya…”

Karena dengan berpikir demikian, tentunya kita sudah menyepelekan hal ketika pertama kali kita belajar, hal ketika pertama kali kita mendesign sesuatu, hal ketika pertama kali kita terlecut untuk memulai bisnis online…yang jelas-jelas semua itu adalah merupakan titik balik kita, dari yang dulu tidak tahu apa-apa menjadi sekarang….seseorang yang mau belajar.

Karena itu, penting sekali bagi kita untuk menjaga diri agar selalu menjadi pribadi yang rendah hati. Insya Allah…

Thanks to Mas Joko Susilo, Mas David Odang, Mas Boy Macklin dan teman-teman yang lain (Mas Hengky, Mas Arief, Mas Wawan, Mas Aruta, dan yang suka kasih masukan di blog ini….sory gak bisa nyebut temen2 semuanya, bisa gempor nulisnya nih, hehehehe) yang telah membuat saya yang newbie ini mengenal dan mau belajar bisnis online.

Semoga dapat bermanfaat…dan selalu mengingatkan (terutama untuk saya yang masih belajar)

Salam…

Related Post

Tagged with:

Filed under: blog