Artikel ini terinspirasi ketika saya sholat jumat tadi siang, sewaktu membaca Buletin Mimbar Jumat no. 05 Th.XXII 03 Shafar 1430 H – 30 Januari 2009 Jumat V tentang “Akhlak Mencari Rejeki” yang ditulis oleh H. Abu Abdullah. Dalam buletin tersebut dikatakan bahwa…

Pada suatu hari Rasulullah SAW sedang duduk-duduk dengan para sahabat, tiba-tiba tampaklah di sana seseorang yang masih muda yang amat kuat dan tubuhnya kekar. Pagi-pagi ia telah berangkat bekerja dengan penuh semangat. Para sahabat berkata,”Kasihan sekali pemuda ini, andaikata usianya yang masih muda dan tenaga yang masih kuat itu dia pergunakan untuk berjuang fisabilillah, alangkah baiknya”. Mendengar ucapan sahabat itu, Rasulullah lantas berkata,”Janganlah kamu berkata seperti itu, sebab orang itu kalau keluarnya tadi dari rumah untuk bekerja guna mengusahakan kehidupan anaknya yang masih kecil, maka ia telah berusaha di jalan Allah. Jikalau ia bekerja untuk dirinya sendiri agar ia tidak meminta-minta pada orang lain, itu pun di jalan Allah. Tetapi apabila ia bekerja karena untuk berpamer atau untuk bermegah-megah, maka itulah fi sabilisysyaithan atau karena kamu mengikut jalan syaithan”. (HR. Thabarani).

Sebagaimana hadist di atas menguraikan dan tampak bahwa mencari rejeki itu ada yang termasuk kategori fisabilillah ada juga yang fisabilisysyaithan. Kedua jalan itu jelas bertentangan. Jalan yang pertama jelas membuahkan keberkahan dan kebahagiaan. Sedang jalan kedua akan membuahkan kecelakaan dan kesengsaraan.

Lalu bagaimana dengan blogging (ngeblog) dan bisnis internet?

Dengan blogging tentunya banyak sekali manfaat yang didapat, blogging akan menambah dan mempererat pertemanan, dapat saling berbagi ilmu/informasi, memupuk silturahim sesama blogger, dapat ber-joint venture (JV)/kerja sama dengan sesama blogger untuk membangun sebuah atau beberapa bisnis online sehingga dapat menghasilkan profit yang dapat dipergunakan untuk menghidupi keluarga atau sebagai nafkah untuk kehidupan sehari-hari.

Lalu dengan bisnis online pun dapat membuat seseorang menjadi lebih bersemangat dan termotivasi untuk terus berusaha mencari nafkah dengan cara yang bersih, jujur dan memberikan manfaat bagi orang lain, walaupun mungkin kesuksesannya ada juga yang tanpa disengaja.

So, selagi kita blogging dan berbisnis internet dengan niat yang tulus, ikhlas dengan harapan mengusahakan kehidupan keluarga atau untuk dirinya sendiri dengan maksud untuk menghindari sikap keputusasaan dari sebuah kehidupan (meminta-minta.red), maka teruskanlah. Tetapi jika kita berniat untuk mengeruk keuntungan dengan cara yang buruk, menipu dan membohongi orang lain, maka tunggu saja akibatnya… (wah ngeri nih…).

Insya Allah, niat yang baik akan membuahkan hasil yang baik pula…dan hindari sifat berputus asa… Yang penting tetap berusaha dan stop dreaming start action.

Semoga bermanfaat…

Related Post

Tagged with:

Filed under: BisnisblogMotivasi